Laskar Anglingdharma merupkan klub berstatus profesional asal Bojonegoro yang bermain di stadion Sudirman dengan kapasitas hingga 12.000 penonton. Klub yang didirikan pada tahun 2000 ini merupakan rival klub kota sebelah, Persipur Purwodadi. Meskipun bermain didivisi ketiga, klub dengan seragam utama warna oren ini telah meraih berbagai kesuksesan meliputi juara Divisi Dua Indonesia (kasta keempat -berdasarkan perombakan kompetisi, sudah tidak ada), juara Divisi Satu Indonesia (kasta ketiga, sudah ganti format), juara Liga 2, dan juara Piala Indonesia setelah mengalahkan Semen Padang.
![]() |
| for Logo Persibo Bojonegoro |
[Fasilitas]
| Training facilities | Poor |
| Youth facilities | Basic |
| Junior coaching | Minimal |
| Youth facilities | Limited |
Dengan fasilitas yang sangat terbatas, satu-satunya pilihan bagi Rina untuk pengembangan squad adalah dengan berfokus di bursa transfer pemain.
![]() |
| for Stadion Sudirman (jurnaba.co) |
| Balance | £ 100k |
| Transfer budget | £ 23k |
| Wage budget | £ 5k |
Melihat uang operasional yang tersedia, Rina menyadari bahwa klub akan terlilit hutang bahkan sebelum musim berakhir. Uang operasional yang tersedia sangat terbatas, hal ini diperparah dengan klub yang tidak memiliki satu sponsor pun. Ini tentu sangat unik dan aneh mengingat sebuah tim yang cukup sukses tidak punya sponsor. Rina tentu kecewa, tapi dari sini Rina jadi tahu bahwa uang transfer tidak boleh digunakan sepeser pun, kecuali untuk membayar agen pemain. Semua uang transfer dialihkan ke alokasi dana untuk gaji pemain dan staff. Sehingga, Rina hanya boleh mendatangkan pemain bebas transfer, hal yang cukup umum di Indonesia.
[Staff Pelatih]
Kualitas staff yang ada tidak begitu bagus, namun cukup baik untuk klub yang bermain di divisi 3. Jumlah staff yang cukup banyak (7 staff kepelatihan, 1 staff dokter/physio, dan 1 pemandu bakat) tentu akan sangat membantu pekerjaan Rina. Apalagi dengan gaji staff yang sangat menghemat keuangan klub (1/8 gaji Rina), Rina memutuskan untuk mempertahankan semua staff yang ada.
[Squad]
Hanya dua pemain yang menurut Rina memiliki kualitas yang berbeda di dalam tim, yang parahnya keduanya sudah usia kepala tiga.
| for Wahyu Hidayat |
| Nama | Wahyu Hidayat |
| Posisi | Bek kiri, bek tengah |
| Usia | 31 th |
| Komentar | Bek sayap dengan kecepatan mumpuni, meski tidak bisa menggiring bola dan melakukan crossing setidaknya dapat membantu variasi serangan meelalui umpan biasa dan bisa kembali bertahan dengan cepat dan baik karena memiliki kemampuan tackle yang bagus |
| for Jairon |
| Nama | Jairon Feliciano |
| Posisi | Penyerang |
| Usia | 33 th |
| Komentar | Selain memiliki penyelesaian yang sangat bagus, Jairon juga bisa menggiring bola dengan cepat dan bisa mengumpan. rina ingin melatihnya trait knock ball past opponents namun diurungkan mengingat usianya yang sudah tua. Dalam taktik permainan, dia akan diminta bermain dengan role deep lying forward |
[Bursa Transfer]
| Masuk | Riko Laksana (DR), Mas'ud Siko (DC), Dodi Iriawan (DC), Muhammad Iqbal Harisman (DL), Faisol Abdillah (DM), Erwan S. (DC), Rafliansyah (ML), Rolly Wahyudi (ML), Wahyu Syahputra (ST - pinjaman) |
| Keluar | Ali Solihin, Vava Ardila Pratama, Asep Haramain, Han Ji-Ho |
| for Transfer pemain masuk |
Semua pemain masuk dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pemain untuk taktik 4-4-2 dan/atau untuk mengganti pemain yang sangat kurang bagus atau biasa saja (untuk ukuran Liga 3) tapi memperoleh gaji yang besar. Semua pemain masuk digaji tidak melebihi gaji Rina, dan tidak ada pemain bintang mengingat semua pemain bintang sudah pasti menolak untuk bergabung.
[Perjalanan Musim]
Pertandingan liga diawali dengan pertandingan tandang melawan Persidafon Dafonsoro. Pertandingan yang dihadiri 978 penonton ini berakhir 4-2 untuk keunggulan Persidafon. Dengan demikian, debut pertandingan liga yang dipimpin oleh Rina berakhir dengan kekalahan. Penampilan pemain anyar (Mas'ud Siko) sangat buruk dan menyebabkan tim harus kebobolan 2 gol dari titik putih.
| for Debut liga |
Memasuki bulan November, beberapa pemain senior membuat masalah dengan merasa mereka tidak bisa mempercayai kualitas Rina. Ini menjadi sedikit aneh dan seolah mengada-ada karena dari 9 pertandingan liga yang sudah dijalani, tim berhasil meraih 5 kemengan 2 imbang dan hanya kalah 2 kali. Meskipun di Piala Indonesia tim dibantai oleh Semen Padang 6-1, sebelum merajuk, tim baru saja meraih 3 kemenangan liga secara beruntun. Rina mulai berpikir ini pasti gara-gara dirinya adalah seorang wanita muda sedangkan para pemain yang dia latih sudah lebih tua. Parahnya, salah satu pemain kunci (Wahyu Hidayat) juga merajuk sehingga mau tidak mau Rina harus mencadangkan mereka. Imbasnya, kekuatan tim melemah, performa naik turun, dan posisi liga terjun bebas (mengingat selisih poin tipis).
| for Dibantai Semen Padang |
Memasuki akhir bulan Desember, para pemain mulai tenang dan secara berkala kembali ke tim utama. Kebugaran yang tidak terjaga selama tidak bermain membuat para pemain menjadi mudah lelah dan tidak bisa tampil maksimal. Tidak bisa dihindari, namun perlhan tapi pasti performa tim mulai menanjak dengan puncaknya terjadi pada bulan Januari hingga bulan Februari. Setelah kalah 1-2 dari Persitara, tim meraih 6 kemenangan dan 3 imbang sebelum akhirnya kalah beruntun 0-3 dari Persigo Gorontalo dan 1-2 dari Perseman Manokwari.
Adapun hal-hal yang terjadi di bulan Februari dan Maret: Rina berhasil menyelesaikan kursus kepelatihan National C, tim kembali mengalami kekalahan, keuangan tim minus.
| for Selesai kursus kepelatihan National C |
| for Atribut setelah kursus National C |
Memasuki bulan April, Rina berhasil membawa Persibo meraih posisi puncak klasemen grup B dan oleh karenanya tim berhak meraih promosi dan lolos ke fase berikutnya untuk memperebutkan juara Liga 3. Bagi Rina, meraih promosi dari divisi 3 sudah lebih dari cukup dan oleh karenanya Rina tidak terlalu berharap untuk menjuarai Liga 3. Dewi fortuna seolah sedang tersenyum kepadanya, berkat pemain yang lebih percaya kepadanya, performa tim membaik. Persibo Bojonegoro menjuarai Liga 3 setelah mengalahkan Persikab Bandung dengan skor 3-1. Dengan demikian, Rina Fatmawati berhasil meraih trofi di musim debutnya. Fantastis!
| for Klasemen akhir grup B |
| for Juara! |
Akhir bulan Mei, Rina ditawari kontrak baru oleh klub namun ditolak karena Rina berkeinginan untuk pindah klub. Keinginannya pindah klub dilandasi oleh situasi keuangan klub yang meskipun seandainya nantinya Persibo juara Liga 2, keuangan klub tetap akan minus. Disisi lain, Bali United yang sudah dipastikan degradasi dari divisi utama memecat pelatihnya. Tak butuh waktu lama bagi Rina untuk mengajukan lamaran. Namun demikian Bali United lebih memilih Sudirman sebagai pelatih baru mereka. Hal yang wajar mengingat pengalaman yang jomplang antara Rina dengan Sudirman. Sehingga dengan demikian, Rina menandatangi perpanjangan kontrak selama 1 tahun dengan syarat diijinkan kursus kepelatihan National B.

