Minggu, Desember 19, 2021

Sriwjaya FC: Consolidate

Musim ini menjadi musim ketiga Rina melatih Sriwijaya FC. Beberapa orang mulai mengutarakan kebahagiaan bekerja bersama Rina dan menjadikan Rina sebagai orang yang disukai. Setelah musim lalu berhasil menjuarai liga, harapan dari para pendukung pun semakin tinggi. Para pengamat sepakbola memprediksi Sriwijaya akan mengakhiri musim diperingkat teratas bersaing dengan Arema.

for Prediksi peringkat akhir ISL

[Bursa Transfer]

Ahmad Bustomi dan Titus Bonai dilepas karena kemampuan fisik mereka telah termakan usia. Hendro Siswanto dan Dany Saputra enggan menandatangani kontrak baru, dan bergabung ke klub lain secara gratis. Rolando Valdez dijual karena Rina telah mendatangkan Tommy Carter untuk mengisi salah satu pos pemain asing. Joan Darome pun dijual karena klub mendatangkan Tony Sucipto untuk berebut tempat dengan Tommy Carter.

Adapun pemain yang masuk kebanyakan didatangkan secara gratis. Rina memutuskan mendatangkan seorang gelandang tengah dari klub Daejeon karena gelandang asing Jung Woo-Jae mengalami cedera yang cukup lama. Muhammad Febrian dan reza Mustofa difungsikan sebagai pemain cadangan dan akan dijual begitu ada tim yang tertarik. Semua transfer masuk yang melibatkan dana transfer, baik mulai penawaran hingga pembahasan kontrak ditangani oleh Bambang Supeno selaku direktur sepakbola.

for Bursa transfer pemain

Sebagai catatan, Samsul Ramdani bergabung di bursa transfer tengah musim.

[Staff Pelatih]

Semua staff pelatih musim lalu dipertahankan dan tidak ada penambahan satu pun staff kepelatihan.

[Squad]

Para pemain yang saat ini berkesempatan memperkuat tim utama Sriwijaya adalah sebagai berikut.

PosisiNamaKeterangan
GK Wahyu Tri Nugroho Kapten
GK Shahar Ginanjar
DR Vendry Mofu
DR Muhamad Febrian
DRLC Syaepuloh Maulana
DC Kim Dong-Hyeok
DC Agung Prasetyo
DC Martin Kafando
DC Nurul Santosa Pinjaman
DCRishadi Fauzi Kapten ketiga
DL Tommy Carter
DL Tony Sucipto
MR Morimakan Koïta Wakil kapten
MR Zulham Zamrun
MRC Immanuel Wanggai
MC Hendro Siswanto
MC Jung Woo-Jae
MC Ahmad Bustomi
MC Yoo Sung-Gi
MC Deden Santoso
MC Koko Jaelani
ML Ramdani Lestaluhu
ML Bayu Suryana Pinjaman
ST Yongki Aribowo
ST Jajang Mulyana
ST Song In-Yong
ST Reza Mustofa
ST Putu Supriyatna

[Target]

Indonesia Super League Juara
Piala Indonesia Juara ketiga
Piala Super Tidak penting
Asian Champions League Pengalaman

Bagi Sriwijaya, menargetkan juara bukanlah hal yang tidak mungkin. Pada musim lalu saja, tim tidak hanya menjuarai liga, tetapi juga memecahkan beberapa rekor yang sebelumnya dicatatkan oleh Persiba Balikpapan. Mempertahankan gelar juara memang bukan hal yang mudah. Namun dengan kedalaman squad yang ada, juga pemahaman taktik yang matang oleh para pemain, kembali meraih juara adalah sangat mungkin. Untuk itu, Rina memasang target poin minimal yang harus dapat dikumpulkan tim sepanjang musim adalah 80 poin. Poin tersebut cukup untuk meraih juara dengan catatan Arema dan Persib tidak tampil sehebat musim-musim sebelumnya. Karena jika demikian, maka 80 poin belum cukup untuk mengantarkan juara.

Adapun pada kompetisi Piala Indonesia, klub menargetkan untuk lolos hingga babak semi final untuk kemudian mengamankan juara ketiga. Bagi Rina, sekedar juara ketiga tidaklah cukup. Musim lalu, tim hampir menjuarainya namun harus mengakui kekalahan dari Persiba Balikpapan. Untuk itu, musim ini Sriwijaya harus menjuarai Piala Indonesia, sebagai trofi pertama Rina di kompetisi piala.

Berbeda dengan kompetisi diatas, Asian Champions League digelar di bulan Februari hingga bulan November. Bagi klub Indonesia, kompetisi ini dimulai setelah paruh musim berlalu dan berakhir di paruh pertama musim berikutnya. Pihak klub hanya menginginkan Rina untuk mengambil pengalaman di kompetisi paling bergengsi di Asia ini.

[Paruh Pertama Musim]

Pertandingan piala super mempertemukan Sriwijaya FC (juara bertahan ISL) melawan Persiba Balikpapan (juara bertahan piala indonesia). Pada edisi 2 tahun sebelumnya, Rina telah menjuarai Piala Super bersama Persiba Balikpapan. Dan karena pihak klub tidak menganggap kompetisi ini penting, Rina hendak memainkan para pemain muda dalam laga ini. Namun hal itu diurungkannya karena bagaimanapun, lawan sekarang adalah mantan klubnya, Persiba Balikpapan. Rina ingin memenangkannya agar setidaknya media berhenti mengolok-oloknya dan mengingatkannya saat kekalahan di final Piala Indonesia musim lalu. Namun sayang, Sriwijaya kembali lagi harus kalah dari Persiba Balikpapan setelah kebobolan di 5 menit terakhir pertandingan.

for Kalah di Piala Super

Laga pembuka liga dimulai kala menjamu Borneo FC dengan kemenangan telak 6-2. Pada pekan selanjutnya, Sriwijaya ditahan imbang Barito Putera dengan skor 1-1. Pekan berikutnya mempertemukan Sriwijaya dengan salah satu tim penantang juara, Arema. Pertandingan yang digelar di Kanjuruhan tersebut berakhir dengan skor 4-1 untuk keunggulan Sriwijaya FC.

for Laga pertama musim ini

Berkat kemenangan atas Arema, moral para pemain meningkat pesat. Hasilnya, Sriwijaya meraih kemeangan beruntun dalam 6 pertandingan berikutnya. Setelah mengalahkan Pro Duta FC, Rina ditawari interview untuk bekerja melatih mereka. Tentu saja Rina menolaknya. Tanpa mengurangi rasa hormat, kualitas pemain yang sekarang membela di sana tidak lah cukup untuk sekedar menembus papan tengah divisi utama. Mereka baru saja meraih promosi, namun entah kenapa mereka memiliki reputasi tertinggi nomer 3 di Indonesia, termasuk diatas Persib Bandung dan Sriwijaya FC. Mungkin karena reputasilah mereka mendekati Rina untuk interview, tapi Rina tidak sedikit pun tertarik merapat ke sana!

for Reputasi klub-klub Indonesia

for Tawaran interview Pro Duta FC

Pada pekan pertandingan kesembilan, Sriwijaya kembali meraih kemenangan atas Persiram Raja Ampat dengan skor tipis 2-1. Minggu berikutnya, Sriwijaya mengalami kekalahan pertama musim ini saat ditaklukkan oleh Persebaya Surabaya skor 0-1. Kekalahn ini menjadi pemantik semangat untuk meraih 6 kemenangan pada laga-laga selanjutnya. Adapun pada kompetisi Piala Indonesia, Sriwijaya FC secara mulus melaju hingga babak perempat final dan telah mengantongi kemenangan 3-0 atas Deltras FC pada leg pertama.

for Jadwal paruh musim

for Klasemen sementara


[Paruh Kedua Musim]

Pada bursa transfer Januari, Sriwijaya melepas Reza Mustofa ke Persebaya Surabaya dengan biaya transfer 23,5k pounds. Sriwijaya juga melepas gratis Muhammad Febrian dan Putu Supriyatna yang merasa kekurangan waktu bermain. Selain itu, Rina mendatangkan Samsul Ramdani, Syaffarizal Agri, dan meminjam Kurniawan Karman.

Pertandingan melawan Barito Putera sebagai pertandingan liga ke-18 berkesudahan 3-0 untuk kemenangan Sriwijaya. Seminggu berselang, Sriwijaya menjamu Darul Takzim dalam laga kualifikasi pertama Asian Champions League bagian timur. Laga yang berakhir dengan skor 3-1 untuk Sriwijaya ini memecahkan jumlah penonton yang hadir di Stadion Sriwijaya Jakabaring dan memecahkan pendapatan dari hasil penjualan tiket. Pada babak kualifikasi kedua, Sriwijaya dipecundangi Buriram United dengan skor telak 0-4. Dengan demikian, Sriwijaya tersingkir dari babak kualifikasi dan berhak berpartisipasi di kompetisi Asian Confederation Cup. Sriwijaya tergabung dalam grup H bersama Loyola FC, Home United, dan Manang Marsyangdi.

for Rekor penonton terpecahkan

for Rekor pendapatan tiket terpecahkan

Sebelum dikalahkan Pro Duta FC dengan skor 1-2, Sriwijaya berhasil mengantongi 4 kemenangan dan 1 hasil imbang di liga. Setelah ditahan imbang oleh PSPS Pekanbaru, Sriwijaya meraih 6 kemenangan beruntun sampai dengan pekan pertandingan ke-31. Adapun pada kompetisi Piala Indonesia, Sriwijaya sukses menembus ke babak final dan sekali lagi harus berhadapan dengan Persiba Balikpapan. Selain itu, Rina berhasil menyelesaikan kursus kepelatihan Continental B.

for Selesai kursus kepelatihan Continental B

for Atribut setelah kursus Continental B

for Kembali bersua Persiba di final piala

Pertandingan penentuan juara ISL digelar pada pekan pertandingan ke-32. Pertandingan yang digelar di Mandala ini berlangsung baik untuk Sriwijaya. Sejak awal pertandingan, Sriwijaya tampil menyerang hingga pada menit ke-27 Samsul Ramdani hampir mencetak gol namun berhasil ditepis secara epik oleh kiper muda Zeith Yulianto. Hingga babak pertama usai, tidak ada satu gol pun yang tercipta.

Pada babak kedua, Sriwijaya tetap mempertahan permainan menyerang dan mengandalkan penguasaan bola. Gol pertama tercipta pada menit ke-47 saat Morimakan Koïta menyudul bola hasil umpan Samsul Ramdani. Sejatinya bola berhasil ditepis oleh Zeith namun karena laju bola yang kencang, setelah sedikit membelok bola tetap masuk ke gawang. Gol kedua dicetak oleh Samsul Ramdani menerima umpan pendek Morimakan Koïta. Memasuki menit ke-61, Song In-Yong mencoba menembakkan bola ke gawang namun berhasil ditepis oleh Zeith. Evan Dimas mencoba menyapu bola untuk mengamankan gawang namun bola menatap tubuh Kang Jung-Hun dan masuk ke gawang. Own goal, 3-0. Setelah goal bunuh diri tersebut, Persipura mulai melakukan serangan demi serangan. Pada menit ke-67, Sriwijaya melakukan serangan balik cepat namun tendangan Samsul Ramdani berhasil ditepis Zeith. Memasuki menit ke-74, Samsul Ramdani kembali menambah keunggulan Sriwijaya dengan tendangan yang meskipun tidak keras namun tepat berada di pojok kanan gawang Zeith, 4-0. Setelah itu, Persipura memiliki beberapa peluang seperti pada menit ke-76 Kang Jung-Hun hampir membayar kesalahnnya namun bola yang dia lepaskan hanya menatap tiang gawang. Jung-Hun kembali mendapat peluang saat babak perpanjangan waktu namun karena dia tidak tenang bola yang dia tendnag terlalu tinggi. Dengan demikian, Sriwijaya menjuarai ISL dengan menyisakan 2 pertandingan. Hasil juara ini menjadikan Rina memiliki poin Hall of Fame tertinggi di Indonesia dan oleh karenanya menjadi pelatih terbaik di Indonesia. Mantap!

for Wasit meniup peluit akhir pertandingan

for Pelatih terbaik!

Pada kompetisi Asian Confederation Cup, Sriwijaya menyapu bersih semua pertandingan grup dengan kemenangan. Pada babak penyisihan Sriwijaya berhasil menaklukkan Hai Phong dengan skor 2-0.

for Sapu bersih babak grup

Kabar baik datang dari direksi klub. Jika sebelumnya para pemandu bakat klub hanya diijinkan mengevaluasi pemain dari negara-negara Asia Tenggara, Australia, Korea Selatan, dan Brazil, kali ini klub mengijinkan para pemandu bakat mencari dan menilai pemain se-Asia dan Brazil. Asyik!

for Peluasan area pencarian bakat

Laga penutup ISL musim ini lagi-lagi mempertemukan Sriwijaya dengan Persiba Balikpapan namun kali ini sudah tidak menentukan juara. Rina memutuskan untuk memakai pemain lapis kedua mengingat pemain utama akan dipakai melawan Hai Phong di Asian Confederation Cup. Jika musim lalu Sriwijaya berhasil meraih kemenangan 2-0, musim ini pertandingan berkesudahan dengan hasil imbang 3-3. hasil yang sedikit mengecewakan mengingat sampai min 80 masih unggul 3-1. Nurul Santosa mencetak gol diri pada menit 87 dan tim kebobolan di babak tambahan waktu. Mau bagaimana lagi, hasil ini pun membuat pelatih persiba dipecat karena peringkat akhir mereka turun ke-7.

for Jadwal paruh musim kedua

for Klasemen akhir

Pertandingan final Piala Indonesia musim ini cukup berbeda. 3 pemain asing (1 bek 2 gelandang) Persiba cedera sehingga cukup melemahkan kualitas mereka. Persiba memainkan formasi 4-5-1  dan Sriwijaya seperti biasa mengandalkan formasi 4-4-2. Babak pertama bola lebih banyak dikuasai persiba di area tengah namun selalu gagal menembus pertahanan Sriwijaya. Satu-satunya gol tercipta pada laga ini adalah saat menit ke-45 +1 ketika Samsul Ramdani berlari melewati 3 pemain Persiba untuk kemudian melepaskan umpan kepada Song In-Yong. Posisi Song yang tanpa penjagaan membuatnya dengan mudah menceploskan bola ke gawang. Dengan demikian Rina berhasil membalas kekalahan (bahkan media mengingat) musim lalu dan berhasil mengawinkan trofi ISL dan Piala Indonesia sebagai tim kedua, setelah dilakukan oleh Arema. Bersama-sama dengan Arema, Sriwijaya menjadi tim paling sukses di Piala Indonesia dengan 4 trofi. Selain itu, kemenangan ini menjadi trofi Piala Indonesia pertama yang diraih Rina!

Berkat kesuksesan ini, klub memutuskan meningkatkan kualitas training facilities dan youth facilities.

for Euforia juara Piala Indonesia

for Konsolidasi trofi ISL dan Piala Indonesia

for Media mengingat


[Performa Pemain]

for Performa Wahyu Tri Nugroho

for Performa Vendry Mofu

for Performa Kim Dong-Hyeok

for Performa Morimakan Koïta

for Performa Yongki Aribowo

for Performa Song In-Yong

[Penghargaan]

Kompetisi: Indonesia Super League

NamaPenghargaan
Morimakan Koïta Player of the Year
Wahyu Tri Nugroho
Kim Dong-Hyeok
Vendry Mofu
Morimakan Koïta
Song In-Yong
Team of the Year
Song In-Yong Top Golscorer

Kompetisi: Piala Indonesia

NamaPenghargaan
Song In-Yong Most Valuable Player
Song In-Yong Top Golscorer


[Rekor Terpecahkan]

Rekor-rekor yang terpecahkan sepanjang musim adalah:

Rekor kompetisi: Indonesia Super League

RekorOlehJumlah
Poin Terbanyak Sriwijaya FC 88
Jumlah Goal Terbanyak Sriwijaya FC 109
Top Goalscorer Song In-Yong 33
Highest Average Rating Song In-Yong 8,07
(30 Pertandingan)
Jumlah Goal Terbanyak Sriwijaya FC 109

Rekor kompetisi: Piala Indonesia

RekorOlehJumlah
Kemenangan Beruntun Sriwijaya FC 9

Rekor klub: Sriwijaya FC

RekorOlehJumlah
Penonton Terbanyak vs Darul Takzim 38283
Pendapatan Tiket Terbanyak vs Darul Takzim £ 288k
Kemenangan Terbesar vs Persebaya 7-0
Kemengan Beruntun
12
Takterkalahkan Beruntun
17
Top Goalscorer Song In-Yong 47
Highest Average Rating Song In-Yong 8,13
(41)
Penampilan Terbanyak Sepanjang Masa Morimakan Koïta 174
Goal Terbanyak Sepanjang MasaSong In-Yong 77


Minggu, Desember 12, 2021

Sriwijaya: Reorganize

Musim baru dimulai menandai berlangsungnya musim penuh Rina melatih Sriwijaya FC. Setelah musim lalu mengakhiri musim di peringkat 5, para pengamat sepakbola memprediksi Sriwijaya akan mengakhiri musim diperingkat 3, dibawah Arema dan Persib.

for Prediksi peringkat akhir ISL

[Bursa Transfer]

Beberapa pemain asing di lepas, dan ada juga yang pensiun. Salah satu dari kiper utama (Dian Agus Prasetyo) dilepas karena saling berebut tempat utama dengan Wahyu Tri Nugroho. Ada dua pemain yang ingin dipertahankan namun enggan memperpanjang kontrak, yaitu Ramdani Lestaluhu dan Evan Dimas. Khusus kepergian Ramdani membuat para suporter marah karena dia bergabung dengan rival Persipura Jayapura.

Adapun pemain yang masuk dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan formasi 4-4-2. Rina meminjam 2 pemain asal Chile dan mengontrak seorang bek kiri asal Paraguay. Mereka didatangkan karena hasil rekomendasi agen masing-masing pemain. Semua transfer masuk yang melibatkan dana transfer, baik mulai penawaran hingga pembahasan kontrak ditangani oleh Bambang Supeno selaku direktur sepakbola.

for Bursa transfer pemain

Sebagai catatan, Rina juga memperpanjang peminjaman Nurul Santosa dari Persib Bandung untuk 2 tahun kedepan.

[Staff Pelatih]

Di jajaran staff kepelatihan, Rina mendatangkan 2 pelatih baru untuk membantu Ruslan melatih tim muda. Rina juga mengganti kepala pembina pemain muda Fadel Gurning diganti dengan Agustiar Batubara.

[Squad]

Para pemain yang saat ini berkesempatan memperkuat tim utama Sriwijaya adalah sebagai berikut.

PosisiNamaKeterangan
GK Wahyu Tri Nugroho Kapten
GK Shahar Ginanjar
DR Dany Saputra
DR Felipe Salinas Pinjaman
DRLC Syaepuloh Maulana
DC Kim Dong-Hyeok
DC Vava Mario Yagalo
DC Nurul Santosa Pinjaman
DCRishadi Fauzi Kapten ketiga
DL Joan Darome
DL Rolando Valdez
MR Morimakan Koïta Wakil kapten
MR Adam Hidayatullah
MRC Immanuel Wanggai
MC Hendro Siswanto
MC Jung Woo-Jae
MC Ahmad Bustomi
MC Goran Perak Tidak didaftarkan
MC Deden Santoso
MC Teguh Jamal
ML Rahel Radiansyah
ML Made Nanak Pinjaman
ST Latyr N'Diaye Tidak didaftrakan
ST Jajang Mulyana
ST Song In-Yong
ST Titus Bonai
ST Rendy Mulyono

[Target]

Indonesia Super League Penantang juara
Piala Indonesia Babak final

Bagi klub sekelas Sriwijaya, sudah sewajarnya tim menargetkan sebagai penantang juara. Dengan kedalaman squad yang ada, juga pemahaman taktik yang matang oleh para pemain, mencapai tiga besar bukanlah hal yang mustahil. Untuk itu, Rina melakukan riset dengan menengok ke musim-musim sebelumnya. Untuk masuk ke 3 besar, setidaknya Laskar Wong Kito harus mengumpulkan 60 poin. Artinya, tim harus menang 17 kali, imbang 9 kali, dan hanya boleh kalah  8 kali. Tentu saja, Rina berharap mengumpulkan tidak hanya 60 poin!

Adapun pada kompetisi Piala Indonesia, klub menargetkan untuk lolos hingga babak final. Bagi Rina, sekedar lolos sampai ke final tidaklah cukup. Melaju jauh sampai ke final, jika tidak juara, yang ada hanya rasa kecewa. Oleh karena itu, Rina secara pribadi menargetkan untuk menjuarai Piala Indonesia. Jika berhasil, ini akan menjadi kemenangan pertama Rina di kompetisi tersebut.

[Paruh Musim Pertama]

Laga pembuka liga dimulai kala bertandang ke Siliwangi dalam pertandingan melawan Persib Bandung. Pertandingan yang ditonton oleh sekitar 14 ribu penonton ini berkesudahan dengan skor kacamata. Pada pekan berikutnya melawan Borneo FC, lagi-lagi Rina harus puas dengan hasil imbang 1-1. Pertandingan kandang melawan Persiba Bantul menjadi kemenangan pertama pada musim ini. Ditambah kemenangan melawan Persiram Raja Ampat dan imbang melawan Semen Padang, Sriwijaya menempati peringkat 6 klasemen sementara.

Pada pekan pertandingan selanjutnya, Sriwijaya mengalami kekalahan pertama dari Persepam Pamekasan. Kekalahan ini menjadi pemantik semangat dan mengawali kemenangan beruntun dalam 6 pertandingan selanjutnya, termasuk kala membantai Persik Kediri dengan skor 6-0. Pertandingan melawan mantan klub, Persiba Balikpapan, Sriwijaya kembali mengalami kekalahan.

Adapun pada kompetisi Piala Indonesia, secara mulus Sriwijaya melaju hingga putaran perempat final melawan Mojokerto Putra. Leg pertama yang digelar di kandang lawan berkesudahan dengan skor 4-2 untuk kemenangan Sriwijaya. Sebelumnya pada putaran kedua, Rina dan tim berhasil mengalahkan tim pertama tempat Rina bekerja, Persibo Bojonegoro.

for Menaklukkan Persibo Bojonegoro

Pada musim ini, banyak pertandingan klub yang ditunda karena timnas bermain di Piala AFF. Situasi yang cukup mengganggu bagi Rina karena disaat klub seharusnya sudah memainkan 17 laga, klub baru memainkan 13 laga saja. Padahal pemain Sriwijaya yang dipanggil ke timnas hanya satu saja, Hendro Siswanto. Bahkan di dalam tim, Hendro sering dirotasi dengan pemain lain sehingga keputusan panitia untuk menunda pertandingan benar-benar tidak diharapkan. Apalagi lawan-lawan yang seharusnya dihadapi Sriwijaya tidak ada satu pun pemain mereka yang membela timnas. Timnas Indonesia kalah pada putaran semi final Piala AFF dari Vietnam.

for Vietnam comeback

for Jadwal paruh musim

for Klasemen sementara

for Kekalahan menyebalkan

[Paruh Musim Kedua]

Pada bursa transfer Januari, Sriwijaya melepas Goran Perak ke Persipura Jayapura. Transfer ini cukup membuat pendukung tidak senang karena klub memutuskan menjual pemain ke rival.

for Selesai kursus kepelatihan Continental C

for Atribut setelah kursus Continental C

Paruh musim kedua berjalan sangat bagus bagi Sriwijaya. Terhitung sejak kemenangan atas Mitra Kukar, tim menyapu bersih 12 pertandingan dengan kemenangan sebelum akhirnya kalah dari Persipura dengan skor tipis 0-1. Kemudian Sriwijaya kembali ke trek bagus dengan 5 kemenangan sebelum ditahan imbang oleh Mitra Kukar pada pekan pertandingan ke-32. Pada pekan ini, Sriwijaya memuncaki klasemen sementara ISL. Namun demikian, selisih poin dengan Arema di peringkat 2 hanya 2 poin saja. Pada posisi ini, Rina merasa senang dan bimbang. Rina merasa senang karena tim sudah pasti masuk 3 besar, dan bimbang atas kepastian juara. Kebimbangan itu pupus setelah beberapa pemain menunjukkan antusiasme meraih gelar juara. Dengan demikian, secara pribadi, Rina telah mengubah target tim untuk meraih juara!

for Klasemen sementara pekan ke-32

Pekan pertandingan ke-33, Sriwijaya menjamu Persik Kediri. Pertandingan yang disaksikan lebih dari 14 ribu penonton itu menjadi kemenangan mudah bagi Sriwijaya dengan skor 3-0. Disisi lain, Arema juga berhasil mengalahkan Persiba Balikpapan dengan skor tipis 1-0. Dengan demikian, selisih 2 poin dengan Arema belum berubah dan Arema masih berpeluang merebut juara. 

Memasuki laga terakhir liga sekaligus laga penentuan juara, Sriwijaya berhadapan dengan Persiba Balikpapan di depan pendukung sendiri. Pada pertemuan sebelumnya, Persiba berhasil mengantongi poin penuh sehingga menambah tekanan yang dihadapi Rina. Di tambah lagi status Persiba Balikpapan sebagai manatan klub yang dilatih oleh Rina, menang atas mereka akan menjadi momentum bagi pendukung Sriwijaya.

Sejak sepak mula, Sriwijaya menguasai permainan dan tampil menyerang. Gol pembuka dicetak oleh Jajang Mulyana pada menit 30 dengan tendangan dari luar kotak penalti. Tendangan melengkung dari jarak 30 meter tersebut tidak bisa diraih oleh kiper Persiba, Arya Perdana. Selang 2 menit kemudian, Hendro Siswanto harus ditarik keluar karena cedera dan digantikan oleh Immanuel Wanggai. Jajang mencetak brace pada menit 38 setelah memanfaatkan kesalahan bek tengah Persiba, Hamed Zare, dan skor berubah menjadi 2-0. Skor bertahan hingga turun minum.

Mengawali babak kedua, Sriwijaya mempertahankan penguasaan bola dan tampil menyerang. Jajang mencetak hat trick pada menit ke-52 setelah mengelabuhi Pipit Hanafi. Namun sayang goal tersebut harus dianulir karena posisi Jajang yang terlebih dahulu offside. Memasuki menit 55, Persiba Balikpapan berbalik menguasai pertandingan. Serangan demi serangan dilancarkan oleh Persiba hingga menit 57 Andik Arief hampir mengurangi ketertinggalan. Setalah mengelabuhi Wahyu Tri Nugroho, tendangan yang dilepaskan Andik Arief hanya menatap tiang gawang. Memasuki menit 73, lagi-lagi Persiba memperoleh kesempatan emas melalui Wage Dwi Aryo. Mendapat tekanan dari Rishadi Fauzi, Aryo kehilangan ketenangan dan tendangannya hanya menatap tiang gawang. Setelah itu, kedua tim saling jual beli serangan. Tambahan waktu 3 menit yang diberikan oleh wasit tidak cukup untuk emngubah skor akhir pertandingan. Dengan deminian, Sriwijaya resmi menjuarai ISL!

for Euforia menjuarai ISL

for Klasemen akhir

Adapun pada pertandingan Piala Indonesia, Sriwijaya berhasil melaju ke final. Pertandingan final digelar di stadion nasional, Gelora Bung Karno. Pada laga ini, Sriwijaya kembali lagi harus bertemu dengan Persiba Balikpapan. Berbekal dengan status juara liga dan sepekan sebelumnya berhasil mempecundangi sang lawan, Sriwijaya tanpa ragu-ragu dijagokan untuk menjuarai Piala. Pertandingan ini menjadi momentum final piala pertama bagi Rina. Jika klub berhasil meraih hasil positif maka akan menjadi trofi Piala Indonesia pertama bagi pelatih asal Klaten tersebut.

Sejak laga dimulai, Persiba Balikpapan terus melakukan serangan. Serangan demi serangan yang dilancarkan oleh Persiba membuahkan hasil setelah pada menit ke-16 Dede Astaman membobol gawang yang dikawal Wahyu Tri Nugroho. Tendangan crossing yang dilepaskan oleh Alfin Tuasalamony berhasil diterima Astaman dengan tanpa cela. Memasuki menit ke-28, Persiba menggandakan keunggulan melalui skema tendangan sudut. Tendangan sudut oleh Shen Lin tidak dapat dijangkau oleh Nurul Santisa dan diambil oleh Pipit Hanafi untuk kemudian diceploskan ke gawang Sriwijaya, 2-0. Merespon ketertinggalan, Rina mengubah taktik untuk lebih menyerang namun pertahanan Persiba Balikpapan terlalu rapat untuk ditembus. Tendagan bebas oleh Morimakan koi=ta yang kemudian disundul oleh Kim Dong-Hyeok pada menit ke-43 menjadi satu-satunya goal Sriwijaya hingga jeda pertandingan.

Memasuki babak kedua, Nurul Santosa diganti Rishadi Fauzi karena selama babak pertama tampil mengecewakan. Sriwijaya terus menguasai permainan dan melakukan serangan demi menyamakan kedudukan. Meskipun penguasaan bola tembus hingga 61%, nyatanya Sriwijaya tidak bisa menembus pertahanan Persiba Balikpapan. Hingga peluit akhir ditiup, kedudukan 2-1 untuk keunggulan Persiba Balikpapan bertahan. Dengan demikian, Sriwijaya harus merelakan trofi Piala Indonesia dibawa pulang oleh Beruang Madu.

for Gagal membawa pulang trofi Piala Indonesia

[Performa Pemain]

for Performa Kim Dong-Hyeok

for Performa Rolando Valdez

for Performa Morimakan Koïta

for Performa Rahel Radiansyah

for Performa Song In-Yong

Song In-Yong berhasil mencetak total 32 goal sepanjang musim ISL. Jumlah goal yang dicetak Song menyamai catatan Mauricio Parabá yang memegang pencetak goal terbanyak selama semusim. Selain pemain diatas, pemain lainnya juga tampil bagus misalnya Jajang Mulyana yang mencetak 2 goal saat pertandingan terakhir ISL sebagai penentuan juara.

[Penghargaan]

Beberapa pemain berhasil memperoleh penghargaan dari kompetisi ISL.

NamaPenghargaan
Rina Fatmawati Head Coach of the Year
Song In-Yong Player of the Year
Wahyu Tri Nugroho
Ronaldo Valdez
Nurul Santosa
Morimakan Koïta
Jung Woo-Jae
Rahel Radiansyah
Song In-Yong
Team of the Year
Song In-Yong Top Golscorer
Jajang Mulyana 3rd Best Goal of the Season

[Rekor Terpecahkan]

Beberapa rekor yang terpecahkan sepanjang musim adalah:

Rekor kompetisi: Indonesia Super League

RekorOlehJumlah
Kemenangan Beruntun Terbanyak Sriwijaya FC 12
Pertandingan Tanpa Kebobolan Sriwijaya FC 7
Poin Terbanyak Sriwijaya FC 85
Jumlah Goal Terbanyak Sriwijaya FC 96
Most Assits Morimakan Koïta 15
Highest Average Rating Song In-Yong 7,83
(30 Pertandingan)
Most Player of the Match Song In-Yong 12

Rekor kompetisi: Piala Indonesia

RekorOlehJumlah
Jumlah Goal Terbanyak Sriwijaya FC 29
Jumlah Kebobolan Terbanyak Sriwijaya FC 15

Rekor klub: Sriwijaya FC

RekorOlehJumlah
Kemenangan Terbesar vs Persik Kediri 6-0
Kemenangan Beruntun
10
Takterkalahkan Beruntun
15
Pertandingan Tanpa Kebobolan
7
Top Goalscorer Song In-Yong 37
Most Assits Morimakan Koïta 19
Most Player of the Match Song In-Yong 14
Penampilan Terbanyak Sepanjang Masa Morimakan Koïta 140
Goal Terbanyak Sepanjang Masa Jajang Mulyana 47
Pencetak Goal Tercepat Song In-Yong 40 detik



Minggu, Desember 05, 2021

Sriwijaya FC

Laskar Wong Kito merupakan klub berstatus profesional asal Palembang yang bermain di Gelora Sriwijaya Jakabaring. Stadion dengan kapasitas hingga 50.000 penonton ini disewa Sriwijaya FC dari pemerintah kota dengan biaya 26,01 pound tiap tahunnya. Sriwijaya FC didirikan pada tahun 1976 dan menjadi rival bagi Persipura Jayapura, PS Palembang, Semen Padang, PSMS Medan, PS Musi Banyuasin, dan Persija Jakarta. Tim kebanggaan warga Kota Palembang ini mencapai kejayaan di awal abad ke-20 dengan meraih berbagai kesuksesan meliputi: Juara Divisi Primer Lv 1 (kasta teratas -kelak menjadi kasta kedua, sudah ganti format), juara divisi utama (ISL), dan 3 kali juara Piala Indonesia. Adapun tim muda Sriwijaya FC bermain di stadion Bumi Sriwijaya, berbagi tempat dengan Bank Sumsel dan PS Palembang.

for Logo Sriwijaya FC


[Fasilitas]

Training facilitiesBelow average
Youth facilities Basic
Junior coaching Adequate
Youth recruitment Average

Klub memiliki fasilitas yang memungkinkan untuk pengembangan pemain muda. Namun demikian, fasilitas masih harus ditingkatkan agar dapat memberikan dampak signifikan. Beruntung, klub memiliki dana yang berlimpah baik untuk memperkuat tim utama maupun untuk peningkatan fasilitas dan kualitas sumber daya manusia.

for Gelora Sriwijaya Jakabaring (wikipedia.org)

[Staff Pelatih]

Sebagai pelatih baru, Rina hanya diijinkan untuk mengubah sedikit susunan staff kepelatihan dan harus mempertahankan direktur sepakbola Bambang Supeno. Oleh karena itu, Rina hanya mengganti 2 staff saja. Staff yang diganti adalah pelatih kepala untuk tim muda dan asisten pelatih. Rina ingin bekerja dengan orang yang sebelumnya telah bekerja dengannya.

[Squad]

Komposisi pemain dalam tim benar-benar tidak seimbang. Dalam tim hanya ada 1 bek kanan, tidak ada bek kiri dan sayap kiri, 6 bek tengah, 7 gelandang tengah, 3 sayap kanan, 4 penyerang, dan 3 kiper dengan 2 diantaranya berstatus kiper utama. Tim juga sudah menampung 4 pemain asing dengan masalah masing-masing:

1 pemain ingin kembali ke negara asalnya (namun tidak ada klub yang tertarik dengannya)

1 pemain cedera hingga akhir musim

1 pemain dengan gaji tinggi namun tampil angin-anginan

1 pemain kualitasnya dibawah pemain lokal, pensiun di akhir musim

No pain no gain. Sisi baiknya, saat Rina bergabung dengan Sriwijaya, bursa transfer tengah musim sedang dibuka. Artinya, Rina dapat melakukan penambalan pemain di beberapa posisi. Rina memutuskan meminjamkan 3 pemain (penyerang dan 2 gelandang tengah) yang belum akan masuk dalam skema permainan dan menjual gratis 2 pemain dengan usia uzur (sayap kanan dan bek tengah). Rina juga mendatangkan 3 pemain asing dari Korea Selatan (bek tengah, gelandang tengah, dan penyerang) dan seorang bek kanan dari mantan klub, Persiba Balikpapan.

for Nurul Santosa

Bek tengah yang dipinjam dari Persib Bandung ini memiliki kualitas yang cukup komplit. Hanya saja, kemampuan fisiknya masih cukup rendah. Selain tidak memiliki kecepatan, Santosa juga tidak memiliki kebugaran dan stamina yang bagus. Ini tentu menjadi PR tersendiri bagi Rina dan oleh karenanya Rina menginstruksikan agar Santosa melatih kemampuan fisiknya.

for Jung Woo-Jae

Salah satu pemain asing yang baru saja bergabung dalam tim. Jung tidak memiliki kemampuan yang begitu menonjol namun juga tidak memiliki kelemahan berarti. Jung akan menggantikan slot pemain asing milik Goran Perak yang cedera hingga akhir musim.

for Morimakan Koïta

Sayap kanan terbaik sekaligus pemain terbaik dalam tim. Koïta menjadi satu-satunya pemain yang secara konsisten tampil cukup baik selama Sriwijaya FC mengalami keterpurukan. Kelemahan Koi=ta adalah dia mimiliki determinasi yang rendah dan cenderung tidak percaya diri. Rina beberapa kali harus berbicara kepadanya untuk mengembalikan kepercayaan diri sekaligus menjalin kedekatan kepada pemain.

for Song In-Yong

Sebagaimana Jung, Song baru saja bergabung dalam tim. Song memiliki penyelesaian yang sangat bagus dan memiliki kecepatan untuk mengobrak-abrik pertahanan lawan. Sayangnya, terkadang Song tidak tenang dalam mengambil keputusan dan kurang bagus dalam memposisikan diri. Song akan menggantikan slot pemain asing milik Marcus Mokaké yang akan pensiun di akhir musim.

[Tantangan dan Kesempatan]

TantanganKesempatan
Komposisi pemain tidak seimbang Tersedia dana untuk merombak pemain
Keeempat pemain asing tidak bisa diandalkan Dapat mendatangkan pemain asing dengan kualitas yang lebih baik
Ah Sung-Nam, yang ingin pulang, mengganggu kestabilan tim utama Pemain dapat di drop, bukan pemain kunci
Tidak banyak pemain tersedia Beberapa pemain dapat bermain di banyak posisi

[Target]

Indonesia Super LeagueDi atas papan tengah
Piala Indonesia Semi final

Target musim ini adalah finish di atas papan tengah. Bagi Rina target tersebut masuk akal karena meskipun saat ini tim sudah berada di papan tengah, komposisi pemain belum seimbang. Selama bursa transfer tengah musim Rina tidak berhasil mendatangkan satu pun bek kiri. Pada akhirnya, beberapa pemain yang menjadi surplus di posisi lainnya dimainkan di posisi bek kiri. Memang bukan situasi yang ideal, bagaimanapun bek kiri yang coba didatangkan Rina kebanyakan memilih bertahan dan memperpanjang kontrak di klubnya saat ini. Rina, sebisa mungkin, harus memberdayakan sumber daya manusia yang ada.

[Perjalanan Musim]

Pertandingan debut melawan Persik Kediri harus berakhir sama kuat. Kemenangan perdana diraih di pekan selanjutnya, melawan Persebaya Surabaya. Di pertengahan pekan, Rina mengomandoi Wahyu Tri Nugroho dkk melawan Kalteng Putra dalam laga perempat final Piala Indonesia leg kedua. Pertandingan yang dihelat di kandang tersebut berkesudahan sama kuat, 2-2. Hasil tersebut cukup untuk menyingkirkan Sriwijaya FC karena pada leg pertama, bersama Suimin Diharja, Sriwijaya kalah 3-2. Dengan demikian, Rina gagal mencapai target untuk kompetisi Piala Indonesia. Sesuatu yang membuat Rina menjadi bahan olok-olok media karena saat ini Kalteng Putra bermain di divisi kedua.

for Kebobolan di menit akhir yang menyebalkan

Jeda internasional, Rina mengadakan pertandingan persahabatan melawan PS Bangka dan Bank Sumsel. Rina menemukan beberapa kelemahan dan melakukan perubahan kecil pada taktik yang dia gunakan. Para pemain, disisi lain, mulai membiasakan diri dengan taktik 4-4-2 andalan Rina.

Kompetisi kembai bergulir dan kali ini Sriwijaya harus berhadapan dengan Barito Putera. Pertandingan yang disaksikan oleh 11 ribuan penonton itu berakhir imbang 3-3. Pekan Selanjutnya, Rina harus beradu taktik dengan Lapril AS. Pertandingan melawan mantan klubnya, Persiba Balikpapan, Rina harus mengakui kekalahan 3-1. Kemenangan kembali diraih kala bertanding dengan Madiun Putra dengan skor yang -ehm- sama, 3-1. Dan Sriwijaya lagi-lagi kalah dari Arema dengan -ehm lagi-lagi- skor 3-1.

Menjamu salah satu rival dalam derby Kalasik, secara ajaib berakhir imbang 2-2 dengan kesemua goal dicetak pemain Semen Padang. Hasil imbang ini mengawali kemenangan beruntun dalam 6 laga berikutnya. Seblum pertandingan terakhir melawan Pelita, Sriwijaya ditahan imbang oleh PSM Makassar dengan skor 1-1.

for Pertandingan terakhir musim ini

for Perjalanan musim bersama Rina Fatmawati

for Klasemen akhir

[Performa Pemain]

for Performa Morimakan Koïta

for Performa Jung Woo-Jae

for Performa Jajang Mulyana

[Penghargaan]

Morimakan Koïta dan Hendro Siswanto berhasil masuk dalam Team of the Year